Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Oktober 2014

Rijsttafel, Penyajian Makanan Indonesia ala Belanda

Sebuah keluarga Belanda berfoto bersama sajian Rijsttafel, 1920
Keluarga C.H. Japing bersama Bibi Jet dan Paman Jan Breeman dalam
sebuah acara Rijsttafel, Mei 1936

Contoh sajian Rijsttafel dalam sebuah keluarga Belanda, 1880-an

Sajian Rijsttafel masa kini di Belanda



Jika berbicara mengenai kuliner pada masa Nederlands-Indie rasanya kurang lengkap tanpa membicarakan sebuah penyajian makanan yang satu ini. Dapat dikatakan penyajian makanan ini adalah sesuatu yang tidak biasa namun menarik pada masa itu. Bagaimana tidak, makanan yang disajikan adalah makanan Indonesia tetapi yang menyantapnya adalah orang-orang Belanda. Penyajian kuliner Indonesia sebagai santapan orang Belanda ini dinamakan dinamakan Rijsttafel.

Di Indonesia, kini Rijsttafel sulit untuk dijumpai. Justru di Belanda, Rijsttafel sering ditemukan di berbagai rumah makan.

Rijsttafel merupakan istilah dari bahasa Belanda yang artinya "meja nasi". Rijsttafel adalah cara penyajian makanan secara berurutan dengan berbagai pilihan kuliner khas Nusantara. Cara penyajian semacam ini berkembang pada masa Nederlands-Indie dengan cara memadukan tata perjamuan resmi ala Eropa dengan kebiasaan

Sabtu, 05 Juli 2014

Kerak Telor



Kedua foto ini diambil saat saya berada di Monas (Monumen Nasional)
bertepatan dengan HUT DKI Jakarta, 22 Juni 2014 kemarin


Masa-masa ketika Nederlands-Indie (Hindia-Belanda) masih berdiri merupakan masa yang menarik bagi saya. Nederlands-Indie juga merupakan sebuah fase sejarah dimana terdapat banyak ragam kehidupan menyatu menjadi sebuah "negara" yang berdiri tegak. Ada begitu banyak peninggalan sejarah Nederlands-Indie yang bisa kita jumpai khususnya di DKI (Daerah Khusus Ibukota) Jakarta, yang di masa pemerintahan kolonial Belanda bernama Batavia.

Salah satu peninggalan yang bisa kita lihat adalah beragam kuliner yang ada disana. Sebagai awalan, saya memilih satu kuliner yang sudah menjadi salah satu ciri khas Jakarta. Kuliner ini terkenal dengan nama Kerak Telor. Kerak Telor secara khusus