Kamis, 30 Oktober 2014

Koningsplein Batavia, Kini Medan Merdeka

 Pesawat-pesawat pembom Glenn Martin B-10 milik LA-KNIL/ML-KNIL
terbang diatas Koningsplein, Batavia 1930-an

Pedagang Cina menjual kainnya kepada pembeli lokal di Koningsplein Batavia

Pemandangan Pasar Gambir di Koningsplein Batavia

Monumen Nasional di tengah Lapangan Merdeka, dilihat dari Stasiun Gambir


Tentunya kita tahu apa itu Medan Merdeka atau Lapangan Merdeka. Ini adalah sebuah lapangan luas yang terhampar di tengah Jakarta (ibu kota Indonesia), tepatnya di Jakarta Pusat. Di tengah lapangan ini berdiri (Monas) Monumen Nasional. Di sekeliling lapangan ini juga terdapat bangunan-bangunan penting seperti kantor-kantor kementerian negara, Istana Merdeka dan Mahkamah Agung. Lapangan ini di masa Nederlands-Indie dinamakan Koningsplein (Lapangan Raja).

Pada akhir abad ke-18, pemerintah Nederlands-Indie memindahkan pusat pemerintahan dari Oud Batavia (Batavia Lama) ke Weltevreden (kini Jakarta Pusat). Di Weltevreden, mulai dibangun beberapa bangunan penting termasuk fasilitas lapangan. Ada dua lapangan utama yang dibangun oleh pemerintah Nederlands-Indie saat itu: Buffelsveld dan Waterlooplein (kini Lapangan Banteng). Lapangan mulai dibangun oleh Daendels di awal abad ke-19. Waterlooplein berfungsi sebagai tempat berkumpul untuk berkuda dan bersosialisasi

Kamis, 09 Oktober 2014

Seragam KNIL Asli Buatan Garoet (Garut)

 





 Seragam-seragam OI Leger dan KNIL terdahulu

Seragam Garoet KNIL di masa Perang Dunia I



 Seragam Garoet/Garoet uniform KNIL terakhir

Grijs-Groen Katoenen Jas Model 1911


Sebagaimana telah diketahui secara umum, KNIL (Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger) merupakan organisasi militer Belanda yang bertugas di Nederlands-Indie. KNIL sendiri tadinya adalah Oost-Indisch Leger (Tentara Hindia-Timur) yang dibentuk oleh Gubernur Jenderal van den Bosch pada 4 Desember 1830, tepat setelah Perang Diponegoro usai. Pada tahun 1833, OI Leger diubah menjadi KNIL.

Personil KNIL sendiri terdiri dari prajurit bayaran atau sewaan yang (kebanyakan) berasal dari orang Eropa juga, misalnya Jerman dan Belgia. Undang-undang Belanda memang tidak mewajibkan militer bagi warga negaranya untuk ditempatkan di daerah jajahan. Ada juga tentara Belanda yang dimasukkan ke dalam KNIL karena melakukan pelanggaran atau disersi. Saat itu pilihannya ada dua, masuk KNIL atau dihukum.

Ada banyak pula orang pribumi yang direkrut. Pada tahun 1936 telah tercatat ada 33.000 orang pribumi dalam KNIL. Kebanyakan

Rabu, 01 Oktober 2014

Rijsttafel, Penyajian Makanan Indonesia ala Belanda

Sebuah keluarga Belanda berfoto bersama sajian Rijsttafel, 1920
Keluarga C.H. Japing bersama Bibi Jet dan Paman Jan Breeman dalam
sebuah acara Rijsttafel, Mei 1936

Contoh sajian Rijsttafel dalam sebuah keluarga Belanda, 1880-an

Sajian Rijsttafel masa kini di Belanda



Jika berbicara mengenai kuliner pada masa Nederlands-Indie rasanya kurang lengkap tanpa membicarakan sebuah penyajian makanan yang satu ini. Dapat dikatakan penyajian makanan ini adalah sesuatu yang tidak biasa namun menarik pada masa itu. Bagaimana tidak, makanan yang disajikan adalah makanan Indonesia tetapi yang menyantapnya adalah orang-orang Belanda. Penyajian kuliner Indonesia sebagai santapan orang Belanda ini dinamakan dinamakan Rijsttafel.

Di Indonesia, kini Rijsttafel sulit untuk dijumpai. Justru di Belanda, Rijsttafel sering ditemukan di berbagai rumah makan.

Rijsttafel merupakan istilah dari bahasa Belanda yang artinya "meja nasi". Rijsttafel adalah cara penyajian makanan secara berurutan dengan berbagai pilihan kuliner khas Nusantara. Cara penyajian semacam ini berkembang pada masa Nederlands-Indie dengan cara memadukan tata perjamuan resmi ala Eropa dengan kebiasaan